:::: MENU ::::
  • Suitable for all screen sizes

  • Easy to Customize

  • Customizable fonts.

Selasa, 13 Juni 2017


Hai sobat semua, postingan kali ini saya akan share materi terkait langkah-langkah menginstal Mikrotik melalui VirtualBox.
Sebelum membahas lebih lanjut mengenai cara menginstal mikrotik melalui VirtualBox, ada beberapa hal yang harus anda persiapkan terlebih dahulu, diantaranya :
a.       Aplikasi VirtualBox
VirtualBox adalah perangkat lunak virtualisasi, yang dapat digunakan untuk mengeksekusi sistem operasi "tambahan" di dalam sistem operasi "utama". Fungsi ini sangat penting jika seseorang ingin melakukan ujicoba dan simulasi instalasi suatu sistem tanpa harus kehilangan sistem yang ada. 
b.      Iso Mikrotik
Iso Mikrotik merupakan CD atau DVD yang dikemas dalam bentuk file yang didalamnya terdapat file sistem operasi mikrotik.
c.       Aplikasi WinBox
Aplikasi yang digunakan untuk melakukan remote ke server mikrotik kita dalam mode GUI.
d.      Spesifikasi Minimum Laptop
*      Motherboard   : Intel, AMD K5, atau yang setara dengan itu
*      RAM               : 2 GB
*      Hardisk           : SATA/ IDE Space 64Mb

Jika sudah memiliki dan memenuhi beberapa hal diatas, install aplikasi VirtualBox dan juga WinBox pada laptop yang akan anda gunakan untuk menginstal mikrotik. Langkah selanjutnya adalah untuk menginstal mikrotik pada VirtualBox. Berikut caranya :
  1.  Pertama, Cek IP address komputer/ laptop kalian terlebih dahulu. Caranya dengan klik icon   yang terletak pada kumpulan icon di pojok kanan taskbar à Open Network Sharing Center à Connections : VirtualBox Host – Only Network à Details. Nah, setelahnya anda akan mengetahui IP Address anda dan catatlah di sebuah kertas agar anda tidak lupa


   2.    Buka Aplikasi VirtualBox yang telah anda Install sebelumnya




   3.    Klik New




   4.    Pada dialog box Name and Operating System, Beri nama File Installasi dengan nama ‘Mikrotik’, Pilih Tipe SO ‘Linux’, dan juga Versi dari SO ‘Other Linux’, lalu klik next




   5.    Selanjutnya pada dialog box Memory sizenya, sesuaikan dengan yang direkomendasikan yakni ‘256 MB’. Klik Next




   6.    Masuk pada dialog box Hard Drive, pilih option ‘Create a virtual hard drive now’, kemudian next




   7.    Kemudian pada Hard Drive file type, pilih option ‘VDI (VirtualBox Disk Image)’, klik next




   8.    Pada dialog box Storage on physical hard drive, pilih option ‘Dynamically allocated’, klik next



   9.    Lanjut pada dialog box File location and size, beri nama file dan letakkan file installasi di folder yang anda inginkan (file saya, saya letakkan di desktop dengan membuat folder mikrotik terlebih dahulu kemudian file tersebutpun dinamai dengan mikrotik) à kemudian sesuaikan size partisi  8GB à  klik create





  10. Klik Setting à System à Pindahkan Checklist Hardisk menjadi posisi awal pemilihan Boot Order à Storage à Klik Empty à Klik Icon CD à klik iso mikrotik yang telah anda download à Network à Adapter 1 à Attached to à Pilih Host – only Adapter à Name à Pilih VirtualBox Host-Only Ethernet Adapter à Adapter 2 à Chechlist ‘Enable Network Adapter’ à Attached to à Bridge Adapter à Name à Karena saya menggunakan laptop Dell maka pilih Dell Wireless 170 1 802.11b/g/n à klik ok










   11.  Klik Start



  12.  Baca Petunjuknya terlebih dahulu. Untuk menchecklist keseluruhan ketik ‘a’ pada keyboard dan untuk menginstal ketik ‘i’ pada keyboard anda à ketik ‘y’ à ketik ‘y’ lagi à tekan Enter (untuk mereboot)





  13.  Isikan login dengan ‘admin’ dan untuk password cukup kosongi saja, sehingga cukup langsung enter à ketik ‘n’ untuk menolak melihat lisensinya à lalu tekan enter pada keyboard





  14.  Ketikkan ip address yang ingin ditambahkan sebagai ether1 dan juga ether2 seperti pada gambar. Disini pada ether1 saya mengisikan sesuai dengan IP address laptop saya, hanya saja poin akhirnya saya ganti dengan angka 2 à setelahnya check ip address yang telah ditambahkan dengan kode ‘print’



  15.  Buka Aplikasi WinBox yang telah anda install sebelumnya




  16.  Pada connect to, isikan IP Address yang anda tambahkan sebagai Ether1 pada VirtualBox sebelumnya à login : admin à password cukup dikosongi à klik Connect




  17.  Pada RouterOS Welcome, langsung klik OK



  18.  Klik Interfaces à Double Klik baris ether1 à General à Name : InputInternet à OK à Double Klik baris ether2 à General à Name : OutputInternet à klik OK







  19.  IP à Firewall à klik icon ‘+à Action à Action : masquerade à klik OK






  20.  IP à DNS à Static à klik icon ‘+’ à Name : Google à Address : 8.8.8.8 à klik OK






  21.  IP à DHCP Server à DHCP Setup à DHCP Server Interface : OutputInternet à klik Next à DHCP Address Space : 192.168.0.0/24 à klik Next à Gateway for DHCP Network : 192.168.0.1 à klik Next à klik Next lagi à DNS Servers : 8.8.8.8 à klik Next à klik Next lagi à klik OK











  22.  IP à Routes à klik icon ‘+’ à Gateway : 192.168.56.1 (Isikan sesuai dengan IP Address laptop/ PC anda yang telah anda cek pada langkah awal sebelumnya) à klik Apply à klik OK





  23.  New Terminal à cek ip address anda dengan ketik ‘ping 192.168.56.1(sesuai ip address anda)’ à cek ip address server à ping 8.8.8.8. Jika dapat dipanggil alamatnya maka konfigurasi anda berhasil.








Itulah materi terkait cara menginstal Mikrotik melalui VirtualBox yang saya sampaikan pada postingan kali ini. Semoga artikel ini bermanfaat untuk sobat sekalian, selamat mencoba dan semoga berhasil. 

0 komentar:

Posting Komentar

A call-to-action text Contact us