Banyak masyarakat umum
yang belum mengetahui mengenai apa itu BTS. Jujur, bahkan saya sendiripun
tidak mengerti sebelumnya mengenai istilah tersebut. Namun, berkat mata kuliah
TKJ ini saya menjadi mengenal akan open BTS. Untuk kalian orang yang masih awam
akan open BTS ini, saya akan sedikit mengulas terkait materi tersebut sebagai
bahan untuk sharing pengetahuan tersebut kepada para viewers/ readers.
1. Pengertian BTS dan Open BTS
BTS merupakan singkatan dari Base
Transceiver Station. BTS adalah sebuah infrastruktur telekomunikasi yang
memfasilitasi komunikasi nirkabel antara piranti komunikasi dan jaringan
operator. Piranti komunikasi penerima sinyal BTS bisa telepon, telepon seluler,
dan jaringan nirkabel sementara operator jaringannya yaitu GSM, CDMA, dan TDMA.
BTS mengirimkan dan menerima sinyal radio ke perangkat mobile dan mengkonversi
sinyal-sinyal tersebut menjadi sinyal digital untuk selanjutnya dikirim ke
terminal lainnya untuk proses sirkulasi pesan atau data dan BTS merupakan suatu
elemen dalam jaringan seluler (Cell Network) yang berperan penting sebagai
pemancar dan penerima sinyal dari handphone (MS/Mobile Station). Nama lain dari
BTS adalah Base Station (BS), Radio Base Station (RBS), atau node B (eNB).
Hingga saat ini masyarakat belum bisa membedakan antara perangkat BTS dan
menara BTS padahal menara BTS bukanlah BTS itu sendiri.
Sedangkan Open BTS itu sendiri adalah
sebuah aplikasi yang berjalan pada platform linux. Open BTS merupakan sebuah
aplikasi yang opensource namun dalam pengadaan alatnya/hardwarenya harus
membeli. Open BTS sebenarnya tidak berbeda jauh dengan BTS(Base Transceiver
Station) pada umumnya.
Open BTS menggunakan perangkat keras yang bernama USRP(Universal Software Radio Peripheral) untuk memancarkan signal jaringan standar selular (GSM).
Open BTS menggunakan perangkat keras yang bernama USRP(Universal Software Radio Peripheral) untuk memancarkan signal jaringan standar selular (GSM).
Komponen
dasar sistem Open BTS relatif sederhana di bandingkan BTS yang sebenarnya dan
cara kerjanya hampir mirip. Open BTS dalam penggunaannya dapat digunakan di
daerah yang terpencil dan terisolir dari listrik maupun koneksi internet.
Sementara
itu, USRP sendiri berfungsi sebagai transceiver(pemancar dan penerima) sinyal
GSM. Untuk penomoran dan manajemen lalu lintas suara(voice) digunakan aplikasi
Asterisk(protokol VoIP SIP). Fungsi Asterisk mirip perangkat MSC(Mobile
Switching Center) pada sistem GSM. Karena itu Asterisk juga disebut soft switch
karena berbasis piranti lunak. Sedang untuk SMS memakai aplikasi Jabber
protokol XMPP. Semua aplikasi ini free dan open source.
Mengenai
jangkauan, OpenBTS ini bisa menjangkau hingga radius 20 km sehingga socok untuk
diterapkan di wilayah pelosok yang tidak terjangkau jaringan seluler. Selain
itu, SIM card yang sudah tidak terpakai juga bisa digunakan di OpenBTS
ini.
2. Terkait
Legalitas
Ketika
praktisi Onno w.Purbo mencoba mengimplementasikan OpenBTS di Indonesia, Badan
Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) menilai penggunaan teknologi Open BTS
masih terlarang karena belum ada regulasi yang mengaturnya secara detail.
Namun, Jika
mengacu pada Undang Undang Telekomunikasi No. 36 Tahun 1999 tentang
Telekomunikasi pasal 3; telekomunikasi diselenggarakan dengan tujuan untuk
mendukung persatuan dan kesatuan bangsa, meningkatkan kesejahteraan dan
kemakmuran rakyat secara adil dan merata, mendukung kehidupan ekonomi dan
kegiatan pemerintahan, serta meningkatkan hubungan antar bangsa. Termasuk dari
Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM. 21 Tahun 2001 tentang Penyelenggaraan
Jasa Telekomunikasi Pasal 6. Dari pembeberan pasal-pasal dari regulasi di atas,
jelas bahwa penyelenggara jasa teleponi dasar dapat dilakukan oleh non-operator
asal ada ijin menteri.
3.
Sistem kerja OpenBTS
Skema kerja dari OpenBTS
adalah OpenBTS mengganti infrastruktur tradisional dari operator GSM, dari Base
Transceiver Station (BTS) ke belakangnya. Dari yang biasanya traffik diteruskan
ke Mobile Switching Center (MSC), pada OpenBTS trafik di
terminasi pada box yang sama dengan cara mem-forward data ke Asterisk PBX
melalui SIP dan Voice-over-IP (VoIP). Sementara itu, referensi air interface
(Um) menggunakan software-defined radio (SDR) pada Universal Software Radio
Peripheral (USRP) USB board.
4.
Penerapan OpenBTS
Penerapan pertama dari OpenBTS
adalah ketika dipasang di sebuah negara kecil yang bernama Niue pada 2010
silam. Niue adalah sebuah negara yang sangat kecil dengan penduduk sekitar 1700
orang yang tidak menarik bagi penyelenggara telekomunikasi mobile. Struktur
biaya OpenBTS sangat cocok untuk Niue yang sangat mendambakan layanan selular
tapi tidak bisa membeli sistem base station GSM konvensional. Di papua juga
merupakan lokasi penerapan OpenBTS. Tercatat sejak tahun 2014, Kurtis Heimerl
membangun OpenBTS di salah satu daerah terpencil dekat wamena.
Semoga artikel ini dapat membantu viewers yang ingin mengetahui seputar apa itu open BTS, sekian dan Terima Kasih.
Source
:
https://telko.id/277/openbts-apakah-itu/
https://telko.id/277/openbts-apakah-itu/






0 komentar:
Posting Komentar