Hai
Viewers,
Pada
kali ini, saya akan mengulas terkait apa itu Jaringan Point to Point sih? Pasti
masih banyak yang asing kan terkait istilah diatas? Baiklah daripada penasaran
melanda kita (haha), lebih baik kita bahas saja....
Jaringan
Point to Point adalah jaringan yang terdiri atas beberapa
koneksi pasangan individu dari mesin-mesin. Untuk pergi dari satu sumber ke
tempat tujuan, sebuah paket pada jaringan jenis ini mungkin harus melalui satu atau lebih
mesin-mesin perantara. Seringkali harus melalui banyak rute (route) yang
mungkin berbeda jaraknya. Oleh karena itu, algoritma routing memegang peranan
penting pada jaringan point to point. Secara umum jaringan yang lebih kecil dan
terlokalisasi secara geografis cenderung memakai jaringan broadcast, sedangkan
jaringan yang lebih besar umumnya menggunakan point to point.
Teknologi Point-to-Point digunakan pada kondisi di
mana hanya ada satu router lain yang terkoneksi langsung dengan sebuah
perangkat router. Contoh dari teknologi ini misalnya link serial. Dalam kondisi
Point-to-Point ini, router OSPF tidak perlu membuat Designated Router dan
Back-up-nya karena hanya ada satu router yang perlu dijadikan sebagai
neighbour. Dalam proses pencarian neighbour ini, router OSPF juga akan
melakukan pengiriman Hello packet dan pesan-pesan lainnya menggunakan alamat
multicast bernama AllSPFRouters 224.0.0.5.
Kelebihan jaringan point to point:
- Implementasinya murah dan mudah
- Tidak memerlukan software administrasi jaringan yang khusus
- Tidak memerlukan administrator jaringan
Kekurangan jaringan point to point:
- Jaringan tidak bisa terlalu besar (tidak bisa memperbesar jaringan)
- Tingkat keamanan rendah
- Tidak ada yang memanajemen jaringan
- Pengguna komputer jaringan harus terlatih mengamankan komputer masing-masing
- Semakin banyak mesin yang disharing, akan mempengaruhi kinerja komputer.
- o Kedudukan masing-masing komputer dalam jaringan adalah sama.
- o Setiap komputer dapat berlaku sebagai Klien atau Server.
Penerapannya
PPP
digunakan di banyak jenis jaringan fisik termasuk kabel serial, saluran
telepon, trunk line, telepon
seluler, jaringan radio khusus, dan serat optik seperti SONET. PPP juga digunakan
melalui koneksi Akses Internet (sekarang
dipasarkan sebagai "broadband"). Penyedia layanan Internet (ISP) telah
menggunakan PPP untuk pelanggan dial-up akses ke Internet,
karena paket IP tidak dapat dikirimkan melalui jalur modem sendiri, tanpa
beberapa protokol data link. Dua turunan dari PPP, Point-to-Point
Protocol over Ethernet (PPPoE) dan Point-to-Point
Protocol atas ATM (PPPoA), paling sering digunakan oleh Internet
Service Provider (ISP) untuk membangun a Digital Subscriber Line (DSL) koneksi
internet layanan dengan pelanggan.
Semoga materi ini bermanfaat untuk kalian semua, sekian dan terima kasih
Source :
http://www.temukanpengertian.com/2015/08/pengertian-jaringan-point-to-point.html




